Halaman

Tampilkan postingan dengan label Materi PMR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi PMR. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Januari 2012

Materi PMR : Pembalutan dan Pembidaian


Pembalut adalah bahan yang digunakan untuk menutup luka.
Penutup luka adalah bahan yang diletakkan tepat di atas luka
Fungsinya : membantu mengendalikan pendarahan, mengurangi rasa nyeri, mempercepat penyembuhan, mencegah kontaminasi lebih lanjut, mencegah masuknya bakteri.
Fungsi pembalut :
-          menekan membantu mengendalikan pendarahan
-          menjadi penopang untuk bagian yang cedera
-          mempertahankan penutup luka
v  Jenis-jenis pembalut
-          mitella : pembalut segitiga
-          kasa pembalut
-          pembalut pita / gulung : kain kasa
-          pembalut cepat : handsaplast
-          plaster cepat
-          pembalut penekan : ikan pinggang warna orange
PEMBIDAIAN
Adalah suatu alat bantu untuk menghindari pergerakan, melindungi dan menstabilkan bagian tubuh yang cedera.
v  Tujuan
-          mengurangi terjadinya cedera baru
-          memberi istirahat pada tulang yang patah
-          mengurangi nyeri
-          mempercepat penyembuhan
-          mengurangi pendarahan
-          mencegah pergeseran tulang yang patah
v  Macam-macam bidai
-          bidai keras : semen
-          bidai yang dapat dibentuk : dipakai dibagian leher atau penyangga leher
-          bidai traksi : spalak
-          gendongan  : patah tulang tangan
-          bidai infrovisasi : bidai yang dibuat secara spontan
v  Lipatan – lipatan mitella
-          lipatan dasar : 5 – 10 cm
-          lipatan 4
-          lipatan 6
-          lipatan 8


Materi ini dibawakan pada Diklatsar PMR SMAN 1 Pammana tahun 2009

Senin, 09 Januari 2012

Materi PMR : Kesiapsiagaan Bencana


Siap : mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan.
Kesiapsiagaan : kemampuan, kemandirian untuk meningkatkan dan memahami setiap tindakan yang diambil.
Bencana : kejadian yang disebabkan oleh alam dan manusia yang dapat menimbulkan kerugian, kerusakan dan kematian.
Kesiapsiagaan bencana adalah tindakan untuk mengurangi tingkat resiko bencana yang meliputi upaya pencegahan, meminimalisir dampak bencana.

Ì  Tujuan :
-          mengurangi tingkat resiko
-          mengurangi kerugian
-          mengurangi kerusakan
-          mengurangi dampak negatif bencana
-          meningkatkan kesadaran dan kepedulian akan pentingnya mengantisipasi bencana serta membangkitkan kepekaan sosial untuk bersama-sama menanggulangi bencana.

Ì  Apa saja yang dilakukan sebelum bencana :
-          memberi tanda peringatan kepada masyarakat
-          menentukan tempat yang dijadikan pusat informasi
-          menyepakati dan menentukan tanda-tanda peringatan dini
-          penyediaan alat komunikasi
-          melakukan latihan dan simulasi peringatan dini

Ì  Yang dilakukan saat bencana
-          mencari tempat yang aman
-          mengumumkan saat terjadinya bencana dengan menggunakan tanda-tanda yang telah disepakati
-          memberitahukan apa yang harus dilakukan supaya tidak terjadi kepanikan.
-          Memberikan informasi kepada kelompok-kelompok kerja lainnya seperti kelompok pertolongan pertama, kelompok penyelamat, kelompok evakuasi, kelompok tenda dan dapur umum.

Ì  Apa saja yang dilakukan setelah bencana :
-          mengumumkan keadaan dan masyarakat dapat kembali ke rumah berdasarkan informasi dari lembaga atau pihak yang berwenang
-          mengingatkan masyarakat untuk tetap siaga menghadapi bahaya.

Materi ini dibawakan pada Diklatsar PMR SMAN 1 Pammana tahun 2009

Rabu, 04 Januari 2012

Materi PMR : Ke-PMR-an


Ì Dasar PMR ; sejarah PMR
PMR dibentuk oleh PMI pada tanggal 25 – 27 Januari 1950. pada awalnya bukan PMR tapi Palang merah pemuda.
Di luar negeri PMR diawali ketika situasi perang. Di negara yang perang melibatkan siswa yang menjadi juru rawat paara prajurit
Ì Organisasi PMR di sekolah
Kedudukan PMR disekolah ada perjanjian yang mengatur. Intinya mengatur mekanisme perlaksanaan PMR disekolah dan PMR di bawah seksi Ksegaran Jasmani. Ketika sekolah terbentuk PMR mutalk terbentuk karena ada yang mengatur.
Ì Susunan pengurus PMR di sekolah
-          Pembina PMR : kepala Sekolahm negatur teknis pelaksanaan
-          Pembina teknis PMR : pembina yang ada di sekolah atau pegawa TU. Membantu kepala sekolah dalam menjalankan teknis pelaksanaan.
-          Pengurus Harian PMR, terdiri dari
Pengurus Inti
ü  Ketua ( komandan )
ü  Seorang wakil ketua )
ü  Seorang sekertaris
ü  Seorang bendahara
ü  Komandan 1,2,3…..dst
Penguru Bidang ( Komadan bidang )
ü  Ketua Unit Bakti Masyarakat
ü  Ketua Unit Kesehatan
ü  Ketua Unit Persahabatan
ü  Ketua Unit Umum

Ì Syarat – syarat jadi enggota PMR
-          WNI
-          Berusia anatar 7 – 21 tahun dan belum menikah ataua siswa SD – SMA / MA
-          Dapat membaca dan menulis
-          Kemauan sendiri
-          Mendapat persetujuan dari orang tua atau wali
-          Bersedai mengikuti Diklat
-          Setelah diklat bersedia mengikuti atau melaksanakan tugas – tugas kepalangmerahan secara sukarela.
Ì Keanggotaan berakhir jika :
-          Meninggal
-          Minta berhenti
-          Diberhentikan secara tidak terhormat
-          Tidak memenuhi syarat jika ditinjau dari umur
Ì Jenjang
-          PMR Mula     ==> SD mulai kelas 1 – 6 atau 7 – 12 tahun
-          PMR Remaja ==> SMP 12 – 16 tahun
-          PMR Wira     ==>  SMA 16 – 21 tahun


Materi ini dibawakan pada Diklatsar PMR SMAN 1 Pammana tahun 2009

Senin, 02 Januari 2012

Materi PMR : Sejarah Palang Merah



GERAKAN PALANG MERAH DAN
BULAN SABIT MERAH INTERNASIONAL

 
Latar belakang terbentuknya Palang Merah sebagai Lembaga Kemanusiaan
Adanya perjuangan tanpa pamrih dan didorong oleh sentuhan batin terhadap penderitaan yang dialami oleh prajurit – prajurit di medan operang.
Ada 2 perang yang melatar belakangi terbentuknya Palang Merah.
1. Perang Krimea
              Perang yang  terjadi antara Rusia melawan Turki yang dibantu oleh Inggris dan Prancis pada Maret 1854 sebelum Perang Dunia I.
            Pada perang ini sekitar 60% prajurit yang sakit dan luka hampir dikatakan tidak dapat ditolong karena kurangnya perawatan. Pada saat itu terkenal pengorbanan seorang gadis ( yang dikenal sebagai cikal bakal palang merah dan dikenal sebagai perawat pertama ) yang bernama Florence Nigtingale lahir tanggal 12 Mei 1820 di kota Flotentiville, Itali. Bapaknya adalah William Edward Shore dan ibunya adalah Frances Smith. Masa kecilnya di London dan dia merupakan keturunan bangsawan.dia lebih senang bergaul dengan rakyat biasa daripada dengan bangsawan. Karena didorong oleh kepribadiannya itu, dia masuk sekolah perawat yang pada masa itu orang Inggris menganggap perawat itu hina.
            Ketika terjadi perang krim, ia langsung mendaftar sebagai juru rawat. Pada saat itu haya ada 14 ornag perawat dan 24 orang biarawati.
            Selama musim dingin pada perang itu, Florence telah melepas kepergian 2.000 prajurit. Dia dikenal sebagai gadis lentera karena dia sering mengelilingi barak prajurit sampai larut malam dengan membawa lentera. Florence berada di tengaha medan perang selama 2 tahun. Pengeabdian Florence ini akhirnya menjadi inspirasi dari seorang tokoh yang terlibat dalam satu perang yang melatarbelakangi terbantuknya Palang Merah yaitu Jean Henry Dunant yang dikenal sebagai Bapak Palang Merah Internasional.
2. Perang Solferino
            Solverino adalah nama sebuah kota kecil di Italia. Perang ini terjadi antara Austria melawan Prancis terjadi pada tahun 1859 yang berlangsung selama 15 jam sepanjang 24 km. 1500 perwira dan 80.000 prajurit tewas. Di perang ini Henry Dunat berperan yang kebetulan terjebat di dalam perang itu karena ada urursan bisnis. Setelah menghabiskan waktu di Solverino dia menulis buku dengan judul “Un Sovenir The Solverino”. Buku ini menceritakan penderitaan prajurit perang dan mengungkapkan keinginannya untuk mendirikan organisasi untuk menolong korban perang dan di bawa ke Swiss kampung halamannya dan disambut baik oleh Gustave Moyner yang merupakan ketua Masyarakat Sosial Jenewa. Lalu Gustave membentuk Panitia 5 atau disebut Committee 5, yang terdiri dari : Gustave Moyner sebagai ketua, Henry Dunant sebagai sekertaris, anggota : dr. Louis appia, dr. Theodore Mavmoir, Jendral Guillene. Komita inilah yang merangcang Gerakan Palang Merah yang disebut sebagai Komite Tetap Internasional  untuk Pertolongan Prajurit di Medan Prerang. Pada saat iu ada 16 negara ( umumnya dari Eropa). Kenvensi pertama pada tanggal 26 – 29 Oktober 1863 ditetapkan nama Komite Internasional Palang Merah, juga ditetapkan anggotanya harus memakai ban putih di lengan dengan lambang palang merah.
            Sebagai penghormatan kepada orang Swiss yang menyelenggarakan gerakan tersebut dan untuk menghormati Henry Dunant ditetapkan lambang palang merah di atas dasar putih yang merupakan kebalikan dari Bendera Siwiss.
Selain lamabang palang merah juga dikenala lambang lain, yaitu :
Bulan Sabit Merah
Anggota – anggota palang merah dari negara – negara Islam keberatan dengan lambang palang merah karena identik dengan agama Kristen.
Sinar Matahari Terbit digunakan oleh Iran.


Materi ini dibawakan pada Diklatsar PMR SMAN 1 Pammana tahun 2009